Jumat, 18 Oktober 2019

NGABEDAH BANTEN




Ngabedah Banten merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan pada mata kuliah Studi Kebantenan di Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi UNTIRTA angkatan 2018. Kegiatan yang berkonsep pameran tersebut berhasil diselenggarakan pada hari selasa, tanggal 3 September 2019.
Kegiatan ngabedah Banten ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan ciri khas dari tiap daerah yang ada di Banten, selain itu juga kita memperkenalkan kuliner, pariwisata, dan busana, serta memperkenalkan sumber daya alam yang ada di provinsi Banten. Kegiatan Ngabedah Banten ini juga diselenggarakan dalam rangka memeriahkan acara gebyar untuk memenuhi tugas studi kebantenan di SMAN 02 Kota Serang
Pada kegiatan Ngabedah Banten ini target peserta yang dituju yaitu para siswa-siswi, guru, serta tamu undangan dalam kegiatan “Dialog Remaja 4.0” Yang diselenggarakan di SMAN 2 Kota Serang.
Pada saat kegiatan gebyar Banten yang di adakan pada tanggal 3 September 2019 yang bertempat di SMA negeri 2 kota serang, ada beberapa potensi tiap daerah di Provinsi Banten yang ditampilkan pada saat itu mulai dari pariwisata, kuliner, serta busana khas asli banten. Kuliner yang kami hidangkan di kegiatan tersebut berasal dari beberapa daerah yang ada di Banten, seperti Kabupaten Lebak yang memiliki banyak sekali kuliner khas mulai dari baso ikan Malingping , kikiping, jojorong, leumeng dan masih banyak lagi. Bukan hanya kuliner saja ada berbagai pariwisata terkenal yang kami tampilkan seperti Pantai Sawarna, Negeri di atas awan, Perpustakaan Saidja Adinda dan masih banyak lagi. Ada pula sumber daya alam melimpah yang kami sajikan di kegiatan tersebut mulai dari perkebunan sawit, perkebunan karet, tambak ikan, tambang mas, tambang batubara dan semen. Di daerah Banten juga tepat pada daerah Lebak atau Rangkasbitung memiliki suatu suku dengan kebudayaan yang begitu kental, dan sudah tidak asing lagi di dengar oleh telinga yaitu suku Baduy. Ada pula wisata religi yang terdapat di daerah Lebak yaitu SAJRA mungkin terdengar asing di telinga tetapi wisata tersebut banyak didatangi para pengunjung terutama di hari libur. Bukan hanya daerah Lebak dan Rangkasbitung saja yang kami tampilkan di kegiatan tersebut ada juga daerah lain yang kami pamerkan potensi daerahnya


seperti daerah Tangerang dan Cilegon. Pada daerah Tangerang kami menampilkan beberapa pariwisata terkenal seperti Danau Biru Cigaru, Tebing Koja, Pantai Tanjung Kait, Pulau Cangkir dan masih banyak lagi. Selain pariwisata kami juga menghidangkan beberapa kuliner khas Tangerang seperti Kacang Cisoka, Kacang Kecap, Mie Laksa, Kue Cucur hingga Kue Ape. Selain Tangerang ada juga daerah Cilegon yang di kenal sebagai kota industri baja terbesar di Asia Tenggara, Cilegon juga merupakan salah satu daerah yang menyuguhkan sederet wisata seperti gunung batur, gunung batu lawang, pantai kelapa tujuh, cagar alam gunung tukung gede dan masih banyak lagi. Tak cukup hanya menyuguhkan tempat wisata, Cilegon juga menawarkan makan khas seperti rabeg, kue ketan bintul, kerupuk dapros, ceplis, kue gipang, nasi sumsum dan masih banyak lagi yang semakin melengkapi hidangan kuliner pada saat itu, yang tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang di kegiatan ini.
Kegiatan Ngabedah Banten tersebut berisi beragam macam acara yang berkolaborasi dengan kepanitiaan kegiatan “Dialog Remaja 4.0” di sekolah tersebut. Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan dengan pembacaan do’a yang dilakukan oleh seluruh Mahasiswa Pendidikan Biologi UNTIRTA angkatan 2018. Selanjutnya yaitu penilaian pameran di setiap kelas oleh Ibu Enggar. Setelah melakukan penilaian dilanjutkan dengan kegiatan Open House yaitu ditandai dengan pengunjung yang mulai memasuki ruangan pameran.
Tingkat kepuasan dari penyelanggara dan pengunjung yaitu cukup puas, karena merasakan kerja sama tim yang cukup baik. Melalui acara Ngabedah Banten kami merasakan ke solidaritasan, baik dari solidaritas mahasiswa dalam satu kelas maupun mahasiswa dalam satu angkatan. Bukan hanya itu saja kami juga melihat tingkat kepuasan dari pengunjung, mulai dari ekspresi, gestur tubuh dan cara mereka bertanya, mereka terlihat antusias apalagi pada saat mencicipi makanan khas dari setiap daerah yg ada di provinsi Banten.
Semua hal yang dilakukan di kegiatan tersebut, semata bertujuan untuk mengenalkan potensi yang ada di Banten. Dengan harapan, bahwa kita sebagai generasi penerus bangsa khususnya di daerah Banten bisa mengetahui serta dapat mengembangkan potensi yang ada di Banten bahkan bisa memajukan Banten dari segala aspek sehingga dapat terwujudnya Banten yang JAWARA.








28 komentar:

  1. Cakep, kudu dibudidayakan nih yang kaya gini ๐Ÿ‘

    BalasHapus
  2. Masyaallah anak biologi cinta negri nih kalau kaya gini,, hehe

    BalasHapus
  3. MaasyaAllah keren nih, harus ditiru untuk melestarikan warisan nenek moyang. Pokoknya keren dah anak biologi UNTIRTA ๐Ÿ–’

    BalasHapus
  4. Mantap nihhh๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  5. Keren artikelnya๐Ÿ˜yuk explore banten✊

    BalasHapus
  6. Artikelnya menarik, kerenn๐Ÿ๐Ÿ

    BalasHapus
  7. Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh, artikel yang cukup memberikan wawasan maupun sejarah, untuk sarannya coba cantumkan bagaimana cara melestarikan budaya budaya tersebut dengan melihat seiring perkembangan zaman sekarang ����

    BalasHapus
  8. Teruslah berkarya dan berinovasi

    BalasHapus
  9. Mantapp. Semoga Banten tambah makmur dengan segala budayanya..

    BalasHapus
  10. Masyaa Allah informatif banget, terima kasih infonya ☺️

    BalasHapus
  11. Mantul lah...we love Banten ๐Ÿ˜‰

    BalasHapus
  12. Artikelnya bagus. Sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  13. mantap kakak, semoga kegiatan ini gak cuma berhenti disini tapi bisa berlanjut sebagai usaha untuk dapat membuat Banten lebih maju. Semangat membawa perubahan bagi Banten.

    BalasHapus